EVALUASI KOLEKTIF KESELAMATAN LIFTING INDONESIA: PENYEBAB KECELAKAAN DAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN RISIKO DI INDUSTRI

Authors

  • Tunggul Ulung Adi Kusumo Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Tegar Miftakhlana
  • Muhammad Isnaini Nuur Rohman
  • Afix Zulfikri Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Naufal Syaikhany
  • Kaleb Priyanto

DOI:

https://doi.org/10.54017/jpb.v6i1.236

Keywords:

Manajemen Risiko, Keselamatan Kerja, Lifting, FMEA, HAZOP

Abstract

Operasi pengangkatan beban (lifting) merupakan aktivitas dengan profil risiko tinggi yang mendominasi statistik kecelakaan kerja di sektor manufaktur dan industri berat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai temuan mengenai penyebab kecelakaan dan efektivitas pengendalian risiko guna menyusun peta jalan evaluasi kolektif yang adaptif bagi industri nasional. Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur PRISMA melalui pencarian literatur komprehensif pada basis data SINTA, Garuda, dan Google Scholar untuk periode 2021-2025. Data dianalisis melalui teknik meta-synthesis dengan pengkodean tematik untuk mengevaluasi karakteristik operasional, pola kegagalan, dan langkah mitigasi dari studi-studi terpilih. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor manusia mendominasi penyebab kecelakaan lifting (>90%), terutama akibat kurangnya pelatihan, operator tidak bersertifikat, serta fenomena normalisasi penyimpangan prosedur. Analisis teknis menunjukkan bahwa komponen wire rope memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi, sementara integrasi metode FMEA dan HAZOP terbukti paling efektif dalam menurunkan potensi kegagalan sistematis secara terukur. Selain itu, ditemukan bahwa profil risiko bersifat spesifik sektoral sehingga memerlukan pendekatan manajemen risiko yang adaptif terhadap kondisi lokal masing-masing klaster industri. Evaluasi kolektif ini menyimpulkan bahwa pengendalian risiko yang optimal harus menggabungkan kekuatan teknis instrumen analisis dengan penguatan budaya keselamatan serta kompetensi operator sebagai lini pertahanan terakhir. Implementasi SMK3 yang konsisten dan berbasis bukti menjadi prasyarat mutlak untuk mencapai lingkungan kerja nihil kecelakaan di industri Indonesia.

References

Agustiani, D., & Arsi, A. A. (2025). Persepsi makna terhadap pembentukan perilaku pekerja dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja di galangan kapal: Perilaku pekerja di galangan kapal. Arus: Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(2), 1268–1277.

Agustina, D., & Utari, D. (2024). Evaluasi penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 di perusahaan manufaktur X tahun 2024. Human Error and Safety, 1(2), 126–144.

Ak, D. S. F., & Widodo, L. (2023). Implementasi risiko kecelakaan kerja pada proses produksi makanan ringan dengan menggunakan metode HIRARC, HAZOP, dan FMEA (studi kasus pada PT Indofood Fortuna Makmur). Jurnal Mitra Teknik Industri, 2(1), 56–65.

Alyudin, F., Yudha, H. S., & Widarman, A. (2025). Mitigasi risiko kecelakaan kerja pada gudang pusat distribusi menggunakan metode HIRADC dan FTA. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN), 8(3).

Anshari, L. H., Azkha, N., & Ernawati, T. (2025). Hubungan unsafe action dan unsafe condition dengan kecelakaan kerja di PT X Padang. Jurnal Kesehatan Komunitas, 11(3), 469–474.

Antika, W. F., & Fitra, F. R. (2023). Studi literatur: Kecelakaan kerja penggunaan tower crane pada proyek konstruksi. Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 4(4), 409–414.

Bahsin, A. M., & Tualeka, A. R. (2024a). Evaluasi unsafe action, unsafe condition, near miss, safe action, safe condition pada pekerja di bagian operasional PT Syngenta Seed Indonesia. Malahayati Nursing Journal, 6(10), 4063–4076.

Bahsin, A. M., & Tualeka, A. R. (2024b). Strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja di industri manufaktur. LANCAH: Jurnal Inovasi dan Tren, 2(1), 26–33.

Bastian, I. A., Santoso, S., & Zaman, M. K. (2023). Hubungan pengetahuan penggunaan APD, perilaku penggunaan APD, dan ergonomi dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja di pabrik kelapa sawit di Rokan Hulu Riau. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(1), 109–116.

Boland, A., Cherry, G., & Dickson, R. (2017). Doing a systematic review: A student’s guide. Sage Publications.

Booth, A., Martyn-St James, M., Clowes, M., & Sutton, A. (2021). Systematic approaches to a successful literature review. Sage Publications.

Stamatis, D. H. (2003). Failure mode and effect analysis: FMEA from theory to execution. ASQ Quality Press.

Fatah, M. A., Putra, F. E., & Heru. (2025). Analisis keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan metode hazard and operability study (HAZOP) pada PT Putra Agri Pas. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN), 8(3), 2783–2789.

Fitriah, R., Ningrat, A., Rahman, D. W., M, A. R. A., & Suwedy, W. (2024). Rubber tyred gantry (RTG) failure analysis using FMEA method. Journal of Engineering and Industrial Studies, 2(2), 92–101.

Gharaie, E., Lingard, H., & Cooke, T. (2015). Causes of fatal accidents involving cranes in the Australian construction industry. Construction Economics and Building, 15(2), 1–12.

Handari, S. R. T., & Qolbi, M. S. (2021). Faktor-faktor kejadian kecelakaan kerja pada pekerja ketinggian di PT X tahun 2019. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 17(1), 90–98.

Hariastuti, N. L. P., & Syahputra, W. I. (2025). Analisa risiko kecelakaan kerja dengan metode FMEA dan FTA (studi kasus: PT Emitraco Transportasi Mandiri). Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN), 8(1), 796–806.

Hughes, P., & Ferrett, E. (2011). Introduction to health and safety at work (5th ed.). Routledge.

International Labour Organization. (2018). Meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja muda. Kantor ILO Jakarta.

Indonesia Safety Center. (2024a). 90 persen kecelakaan kerja akibat ulah manusia: Analisis dan solusi keselamatan. https://indonesiasafetycenter.org/kecelakaan-kerja-di-indonesia-data-penyebab-dan-upaya-pencegahan/

Indonesia Safety Center. (2024b). 90 persen kecelakaan kerja akibat ulah manusia: Analisis dan solusi keselamatan efektif. https://indonesiasafetycenter.org/90-persen-kecelakaan-kerja-akibat-ulah-manusia-analisis-dan-solusi-keselamatan-efektif/

Irfan, M., & Susilowati, I. H. (2021). Analisa manajemen risiko K3 dalam industri manufaktur di Indonesia: Literature review. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 335–343.

Kitchenham, B. A. (2012). Systematic review in software engineering: Where we are and where we should be going. Proceedings of the 2nd International Workshop on Evidential Assessment of Software Technologies, 1–2.

Kurniawan, W. R., Anindita, G., & Dhani, M. R. (2023). Analisis kecelakaan pekerjaan lifting dengan overhead crane menggunakan metode ECFA, fishbone, dan Pareto analysis. Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering, 1(1), 1–6.

Mulyawati, S. D., Setyaningsih, Y., & Denny, H. M. (2024). Literature review: The benefits of occupational health and safety management systems implementation for the safety of workers. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 5(3B), 979–989.

Prasetya, R. Y., Suhermanto, S., & Muryanto, M. (2021). Implementasi FMEA dalam menganalisis risiko kegagalan proses produksi berdasarkan RPN. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, 20(2), 133–138.

Puspitasari, N. B., Arianie, G. P., & Wicaksono, P. A. (2017). Analisis identifikasi masalah dengan menggunakan metode failure mode and effect analysis (FMEA) dan risk priority number (RPN) pada sub assembly line. J@TI Undip: Jurnal Teknik Industri, 12(2), 77–84.

Rahayuningsih, S. (2019). Identifikasi penerapan dan pemahaman kesehatan dan keselamatan kerja dengan metode hazard and operability study (HAZOP) pada UMKM Eka Jaya. JATI UNIK: Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, 2(1), 24–32.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Wildan, A., Amalia, P., & Anugrah, A. B. (2024). Efektivitas metode failure mode and effects analysis di bidang manufaktur: Kajian literatur. Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, 4(1), 14–30.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Kusumo, T. U. A. ., Miftakhlana, M. T. ., Rohman, M. I. N. ., Zulfikri, A., Syaikhany, . M. N. ., & Priyanto, K. . (2026). EVALUASI KOLEKTIF KESELAMATAN LIFTING INDONESIA: PENYEBAB KECELAKAAN DAN EFEKTIVITAS PENGENDALIAN RISIKO DI INDUSTRI. JPB : Jurnal Patria Bahari, 6(1), 7-17. https://doi.org/10.54017/jpb.v6i1.236