IDENTIFIKASI KENDALA OPERASIONAL DALAM BONGKAR MUAT DAN DISTRIBUSI BARANG DI TERMINAL PETIKEMAS SORONG
DOI:
https://doi.org/10.54017/jpb.v5i2.218Kata Kunci:
Kendala Operasional, Bongkar Muat, Terminal PetikemasAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan operasional dalam proses bongkar muat dan distribusi barang di Terminal Petikemas Sorong, salah satu simpul logistik penting di Papua Barat Daya yang berperan dalam mendukung pelaksanaan program Tol Laut. Meskipun memiliki posisi strategis sebagai penghubung distribusi barang menuju wilayah terpencil di Indonesia Timur, operasional terminal tidak selalu berjalan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terminal, agen kapal, dan distributor barang. Analisis tematik digunakan untuk mengelompokkan hambatan yang ditemukan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama meliputi keterbatasan kesiapan dan ketersediaan peralatan bongkar muat, gangguan mekanis pada alat, ketidakteraturan jadwal pelayanan kapal, koordinasi yang belum optimal antar pelaku logistik, serta terbatasnya akses transportasi lanjutan menuju wilayah terpencil. Hambatan ini berdampak pada meningkatnya waktu tunggu dan ketidakefisienan alur distribusi barang. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan manajemen operasional, pemeliharaan peralatan, penguatan sistem informasi layanan, serta peningkatan integrasi logistik antar moda. Rekomendasi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi barang dalam rangka memperkuat konektivitas logistik dan efektivitas program Tol Laut di kawasan Indonesia Timur.




